Bea Cukai Sulbagtara Sita 9.048 Botol Miras

27 November 2017  |  17:09 WIB
Share this post :

Bisnis.com, MANADO – Bea Cukai Sulawesi Bagian Utara bekerjasama dengan aparat hukum menyita 754 karton berisi 9.048 minuman keras ilegal tanpa dilekati pita cukai yang berpotensi merugikan negara.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Sulbagtara Cerah Bangun menyatakan ribuan botol tersebut merupakan akumulasi temuan dari beberapa lokasi mulai dari pertengahan Oktober hingga awal November 2017.

“Modusnya ada yang disembunyikan di dalam kardus air mineral, gudang tertutup, kita juga melakukan under buying atau pura pura beli. Aneka cara mereka lakukan untuk manipulasi,” katanya saat konferensi pers, Senin (27/11/2017).

Cerah menambahkan terdapat lima lokasi penindakan meliputi Amurang Minahasa Selatan 254 karton, Kota Tomohon 7 karton, Kota Kotamobagu 14 karton dan 326 karton, serta di Kota Manado 153 karton.

“Dari kelima penindakan yang telah dilakukan diperoleh bukti bahwa minuman keras illegal tersebut diproduksi oleh dua perusahaan berinisial PT GMAB dan CV SA,” tutur dia.

Barang bukti yang berhasil diamankan petugas Bea Cukai telah dibawa ke Kantor Bea Cukai Sulbagtara untuk dilakukan penanganan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Dari kasus ini, Cerah menyampaikan bahwa kedua perusahaan tersebut disinyalir telah melakukan tindak pidana di bidang cukai sesuai dengan Undang Undang Cukai Nomor 39 Tahun 2007 Pasal 52 dan/atau pasal 54.

Penindakan yang telah dilakukan oleh petugas Bea Cukai ditujukan untuk melindungi masyarkat dari potensi bahaya barang-barang illegal. Langkah tersebut mendapat apresiasi dari lembaga penegak hukum lain karena Kanwil Bea Cukai Sulbagtara yang baru beroperasi dua bulan sudah menunjukkan kinerjanya.

Selain itu dengan beredarnya barang-barang tersebut dapat mengancam perusahaan-perusahaan yang taat pada aturan, sehingga penindakan ini juga ditujukan untuk menjaga keberlangsungangan industry yang taat hukum.

Streaming Now

BC TV
Loading the player ...
BC Radio