Dalam Satu Minggu, Bea Cukai Juanda Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Sabu

28 Maret 2018  |  17:01 WIB
Share this post :
Dalam Satu Minggu, Bea Cukai Juanda Gagalkan Dua Upaya Penyelundupan Sabu

Surabaya (28/03/2018) – Akibat aksi nekatnya menyelundupkan narkotika, seorang penumpang pesawat Air Asia (XT-327) rute Kuala Lumpur (KUL) – Surabaya (SUB) diamankan oleh petugas Bea Cukai Bandara Internasional Juanda.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (26/03), Kepala Kantor Bea Cukai Juanda, Budi Harjanto menjelaskan kronologi penindakan tersebut. “Sebelumnya P (26, WNI, laki-laki) dicurigai oleh petugas Bea Cukai Juanda, lalu petugas melakukan wawancara dan rontgen. Ditemukan benda asing pada image rontgen dubur (anus) pria tersebut. Dari hasil pemeriksaan terdapat dua bungkus bubuk kristal putih yang dibungkus dengan plastik hitam dengan total bruto ±137 gr. Setelah dilakukan uji narcotest oleh Laboraorium Bea Cukai, BPIB Tipe B Surabaya terhadap Kristal putih tersebut menunjukan hasil positif Sabu (Methamphetamine),” jelas Budi.

Pada hari Jumat tanggal 16 Maret 2018 sekitar pukul 15.15 WIB penumpang berinisial S (36 Th), Perempuan, WNI dengan pesawat Air Asia (XT-327) rute Kuala Lumpur (KUL) – Surabaya (SUB) mendarat di Bandara Internasional Juanda. Petugas mencurigai kardus berisi rice cooker yang tidak wajar. Petugas melakukan pemeriksaan mendalam dan menemukan kristal putih Kristal putih yang diduga sabu seberat ±925 gram yang dikamuflase dengan bawang putih dan bawang merah didalam rice cooker.

“Setelah dilakukan uji narcotest oleh Laboratorium Bea Cukai, BPIB Tipe B Surabaya terhadap kristal putih tersebut menunjukkan hasil positif sabu. Pelaku mengaku bahwa barang tersebut merupakan titipan dari temannya dan mengaku akan diberikan ganjaran uang apabila berhasil membawa barang tersebut ke Indonesia. Selanjutnya tersangka dan barang bukti diserahkan ke Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur untuk proses dan pengembangan lebih lanjut,” ujarnya.

Penyelundupan narkotika golongan ini merupakan pelanggaran pidana sesuai Pasal 113 ayat 1 dan 2 diancam dengan pidana penjara paling lama 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp. 10 milyar. Dalam hal barang bukti beratnya melebihi 5 gram pelaku di pidana dengan pidana mati, pidana seumur hidup atau pidana penjara paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimum Rp10 Miliar ditambah 1/3.

Berdasarkan Undang-Undang Kepabeanan Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan, pada Pasal 102disebutkan bahwa setiap orang yang melakukan penyelundupan barang impor dipidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp50.000.000 dan paling banyak Rp5.000.000.000.

Penggagalan upaya penyelundupan Narkotika ini (total ± 1.062 gr) telah menyelamatkan 5.310 jiwa generasi muda Indonesia dengan perhitungan 1 gram sabu dikonsumsi oleh 5 orang. Penggagalan upaya penyeludupan ini merupakan kerjasama yang baik dan terintegrasi antara Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Customs Narcotics Team Bea Cukai Juanda, Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur I, dan Laboratorium Bea Cukai BPIB Tipe B Surabaya), Badan Narkotika Nasional Provinsi Jawa Timur, Imigrasi Bandara Juanda (Bidang Darinsuk), dan Pengamanan Bandara (LANUDAL, POM AL dan Avsec PT Angkasa Pura I).

Streaming Now

BC TV
Loading the player ...
BC Radio