Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Adakan Kunjungan ke PLBN Skouw

30 Juli 2020  |  19:24 WIB
Share this post :
Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Adakan Kunjungan ke PLBN Skouw

Bisnis.com, JAYAPURA - Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian melakukan kunjungan ke PLBN Skouw pada Sabtu (11/07). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memberikan pengarahan terkait kegiatan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) selama Covid-19.

Kegiatan dihadiri oleh pihak dari PLBN Skouw, instansi terkait di PLBN Skouw yaitu Bea Cukai, Pamtas TNI, Kepolisian, Karantina, dan Imigrasi, serta para aparat penegak hukum di wilayah Jayapura.

Tito Karnavian menyatakan rencana pemerintah Indonesia untuk membangun PLBN di banyak titik pintu masuk Indonesia. “Rencana pembangunan PLBN di 560 titik di seluruh wilayah Indonesia, yang hanya bisa diakomodasi separuhnya oleh BAPPENAS karena terhambat oleh wabah Covid-19,” ungkapnya.

Selain itu, dalam rapat juga membahas terkait rencana dibukanya kembali PLBN Skouw. “Karena selama Covid-19, telah dilakukan penutupan perbatasan yang mengakibatkan kegiatan ekonomi terutama pasar yang melayani pelintas batas dari Papua New Guinea (PNG) terganggu,” ungkap Susan Wanggai Kepala Biro Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua.

“Berbeda dengan kegiatan impor selama pandemi justru ada perkembangan dari perdagangan antar Indonesia dan PNG dengan 2 kali importasi komoditas vanili sejumlah total 12 Ton dengan menggunakan pesawat charter cargo. Akan tetapi pesawat cargo tersebut kosong saat kembali ke PNG, alangkah lebih baik jika pada saat pesawat tersebut kembali ke PNG diisi dengan komoditas dari Indonesia seperti beras, minyak goreng, mie instan, makanan minuman kaleng serta bahan-bahan bangunan, dan produk rumah tangga lainnya. Produk-produk ini sangat diminati masyarakat PNG khususnya Vanimo karena harga nya lebih murah,” ujar Yohanes Iwan Kepala Seksi Perbendaharaan Bea Cukai Jayapura.

Diharapkan dengan adanya pertemuan ini, PLBN Skouw dapat segera dibuka kembali dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Pembukaan PLBN Skouw ini bertujuan untuk menghidupkan kembali perekonomian masyarakat di perbatasan, dengan mengaktifkan kembali kegiatan jual beli di Pasar Skouw.