Kanwil Bea Cukai Jakarta Beri Izin KITE ke Perusahaan Produsen Energi Surya

25 September 2020  |  16:40 WIB
Share this post :
Kanwil Bea Cukai Jakarta Beri Izin KITE ke Perusahaan Produsen Energi Surya

Bisnis.com, JAKARTA – Dalam menjalankan fungsinya sebagai trade facillitator dan industrial assistance, Bea Cukai terus berbenah dan melakukan optimalisasi pemberian pelayanan.

Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Jakarta, Decy Arifinsjah, Jumat (25/09), setelah pihaknya pada tanggal 17 September 2020 memberikan fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor (KITE) kepada dua perusahaan yaitu PT Sky Energy Indonesia dan PT Komatsu Indonesia.

“Pelayanan terus dilaksanakan khususnya kepada para perusahaan dan pelaku usaha, guna mendorong kegiatan ekspor nasional serta stimulus perekonomian dalam negeri, serta sebagai antisipasi dalam menghadapi dampak Covid-19 terhadap dunia usaha. Salah satu pelayanan kepabeanan yang kami berikan ialah izin KITE untuk perusahaan yang telah memenuhi syarat, seperti persyaratan information technology (IT) Inventory perusahaan dan pelaksanaan pemaparan profil bisnis perusahaan,” jelas Decy.

Masih menurut Decy, hanya berselang satu jam dari pemaparan profil bisnis perusahaan oleh PT Sky Energy Indonesia, pihaknya segera mengeluarkan izin KITE.

Ia menambahkan, pemberian fasilitas ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi para perusahaan dalam menjalankan bisnisnya, terutama dalam suasana pandemi Covid-19 yang tentunya memberikan dampak kepada para pelaku usaha.

“Melalui fasilitas KITE, pelaku usaha akan mendapatkan manfaat berupa kemudahan berupa pengembalian bea masuk, yang dapat menekan cashflow perusahaan sehingga mendorong peningkatan daya saing perusahaan, investasi, dan ekspor nasional,” katanya.

PT Sky Energy Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang energi surya khususnya panel surya. Direktur PT Sky Energy Indonesia, Naoki Ishikawa memaparkan, perusahaan ini telah melakukan ekspor panel surya ke berbagai negara, seperti ke Amerika dan Kanada.

Perusahaan tersebut juga menjadi perusahaan yang dapat memproduksi lima puluh mega watt piksel surya dan seratus mega watt pikmodul surya setiap tahunnya.