Bea Cukai Pontianak Berikan Fasilitas KITE IKM ke Eksportir Ubur-Ubur

28 September 2020  |  17:17 WIB
Share this post :
Bea Cukai Pontianak Berikan Fasilitas KITE IKM ke Eksportir Ubur-Ubur

Bisnis.com, TEMAJUK – Bea Cukai Pontianak berikan fasilitas kemudahan impor tujuan ekspor (KITE) untuk industri kecil dan menengah (IKM) kepada PT Samudra Indah Jaya Singkawang (SIJS) yang bergerak di bidang ekspor ubur-ubur, Rabu (23/09).

Dalam peresmian yang digelar di Temajuk, daerah operasi PT SIJS yang berada di wilayah pengawasan Bea Cukai Sintete ini, Kepala Kantor Bea Cukai Pontianak, Achmat Wahyudi, menjelaskan tentang profil KITE IKM.

“Fasilitas KITE-IKM ini merupakan kebijakan yang diberikan oleh Bea Cukai berupa insentif fiskal dan kemudahan prosedural untuk impor bahan baku oleh IKM yang menjadikan biaya produksi atas barang jadi yang diekspor dapat ditekan menjadi lebih rendah. Lebih rendahnya biaya untuk produksi, menjadikan harga akan lebih murah dan menjadikan hasil produksi IKM lebih kompetitif di pasar global. Kegiatan produksi yang dimaksud adalah proses pengolahan bahan baku sehingga menciptakan produk baru dengan nilai tambah (value added) yang lebih tinggi,” jelasnya.

Insentif fiskal yang diberikan oleh KITE IKM, menurut Achmat berupa pembebasan bea masuk, PPN, dan PPN barang mewah atas impor bahan baku, mesin, dan barang contoh oleh IKM.

Sedangkan dalam kemudahan prosedural, IKM yang memanfaatkan fasilitas KITE IKM tidak diharuskan memberikan jaminan untuk pembebasannya (dalam batas tertentu), bisa memanfaatkan PLB (pusat logistik berikat) dalam proses ekspor impornya, telah disediakan aplikasi pencatatan dan pelaporan oleh Bea Cukai, pemberian akses kepabeanan kepada IKM yang mendaftar, serta fleksibilitas bagi IKM untuk melakukan penjualan lokal sebesar 25% dari nilai ekspor terbesar dalam lima tahun terakhir.

Achmat berharap dengan adanya pemberian fasilitas KITE IKM, PT SIJS dapat meraih banyak manfaat. “Semoga fasilitas yang diberikan kepada PT SIJS dapat mendorong peningkatan industri ubur-ubur, peningkatan ekspor, dan penyerapan tenaga kerja, sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Temajuk dan sekitarnya,” katanya.