Lewat Festival Anging Mammiri, Bea Cukai Dukung UMKM Gebrak Pasar Internasional

12 Oktober 2020  |  16:23 WIB
Share this post :
Lewat Festival Anging Mammiri, Bea Cukai Dukung UMKM Gebrak Pasar Internasional

Bisnis.com, MAKASSAR – Di acara Anging Mammiri Creative Festival yang digelar Bank Indonesia, pada Rabu (07/10), perwakilan Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Sulawesi bagian selatan (Sulbagsel) ikut ambil bagian dengan membuka dialog langsung dengan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berpartisipasi dalam acara tersebut. Hal ini sebagai dukungan bagi UMKM binaan Bank Indonesia untuk dapat menggebrak pasar internasional.

Kepala Seksi Bimbingan Kepatuhan dan Hubungan Masyarakat Kanwil Bea Cukai Sulbagsel, Disco Valuasy Harefa, mengatakan bahwa kesadaran untuk terus melakukan pemantauan terkait pemahaman proses kepabeanan terhadap pelaku usaha selalu tumbuh meski di tengah pandemi, termasuk melalui Festival Anging Mammiri.

“Dengan menyambangi dan berdialog langsung dengan para pelaku UMKM, kami mendapatkan beberapa informasi yang konsepnya selaras dengan geliat Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Melalui keikutsertaan kami di festival ini, kami ingin melihat pola penyelenggaraan di masa transisi, sekaligus menyapa puluhan pelaku UKM yang tergabung dalam festival guna menjelaskan dan mengumpulkan informasi yang nantinya akan menghasilkan sebuah program inovasi dalam pemberian dukungan di sisi Bea Cukai dalam memajukan serta menumbuhkan ekonomi selain fokus dalam menghadapi pandemi,” jelasnya.

Ia dan timnya mengunjungi beberapa booth seraya berkomunikasi terkait produk yang dipasarkan, rencana pemberian bimbingan layak ekspor, dan pengenalan program fasilitas unggulan yang dimiliki pemerintah melalui Bea Cukai.

Menurut Dico, langkah yang diambil sejalan dengan pernyataan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berkesempatan hadir dan membuka secara langsung gelaran ini. “Gubernur berkata, Sulawesi Selatan telah berhasil keluar dari statusnya sebagai zona merah, dan ini merupakan kondisi positif hingga gelaran hari ini dapat terlaksana dengan baik. Artinya Sulsel tak hanya fokus menangani pandemi COVID 19, tetapi juga di tengah pandemi Sulsel tetap bisa berkreasi,” tambah Dico.

Wahab, salah satu perwakilan UMKM, yang dikunjungi Bea Cukai, menyambut positif paparan singkat dari Kanwil Bea Cukai Sulbagsel dan akan membawa informasi yang didapatkan pada group UMKM binaan Bank Indonesia, yang memang sedang diproyeksikan untuk menuju pasar Internasional.

“Kami mendapat apresiasi positif dari pelaku UMKM yang berpartisipasi pada festival kali ini. Mereka pun secara gamblang menuturkan keinginannya untuk mengikuti giat bimbingan edukasi, khususnya mengenai materi fasilitas kepabeanan dari Bea Cukai, sehingga nantinya barang produksinya layak ekspor, memiliki pengetahuan produk lokal yang memiliki daya saing internasional, dan mendapatkan motivasi agar gairah usaha pelaku UMKM tetap melaju walau di tengah pandemi. Gelaran festival seperti ini bisa dimanfaatkan sebagai ajang edukasi, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” tutup Dico.