Bea Cukai Terus Berikan Fasilitas Kepabeanan, Kali di Surakarta dan Palembang

05 Oktober 2021  |  17:45 WIB
Share this post :
Bea Cukai Terus Berikan Fasilitas Kepabeanan, Kali di Surakarta dan Palembang

Bisnis.com, JAKARTA - Sebagai upaya mendukung penanganan Covid-19 dan perkembangan industri dalam negeri, Bea Cukai kembali memberikan berbagai fasilitas kepabenan. Kali ini fasilitas tersebut diberikan oleh Bea Cukai di Surakarta dan Palembang.

Di Surakarta, Jawa Tengah, sebagai bentuk dukungan dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa), Bea Cukai Tanjung Emas memberikan fasilitas penundaan bea masuk dan pajak dalam rangka impor (Vooruitslag) kepada Pemerintah Kota Surakarta melalui PT Solo Citra Metro Plasma Power, Senin (04/10).

PLTSa Surakarta adalah pembangkit listrik yang memanfaatkan komposisi sampah terakumulasi dari TPA Putri Cempo dengan total kebutuhan sampah sekitar 276 ton per hari. Dengan menggunakan incinerator, energi panas yang dihasilkan dari proses pembakaran sampah dapat menggerakan generator yang kemudian menghasilkan listrik.

“Pemberian fasilitas ini merupakan bentuk dukungan kami melalui Bea Cukai Tanjung Emas kepada Pemkot Surakarta, melalui energi baru terbarukan dalam penyediaan listrik nasional. Diharapkan progam ini mampu meningkatkan pengelolaan sampah serta menginspirasi pengembangan pemanfaatan energi yang ramah lingkungan kedepannya,” ungkap Kasubdit Komunikasi dan Publikasi Bea Cukai, Tubagus Firman.

Selain itu, Bea Cukai Tanjung Emas juga memberikan fasilitas pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor kepada Pemkot Surakarta dalam importasi Iso Tank Oxygen untuk penanganan Covid-19, Minggu (03/10). Iso Tank Oxygen tersebut merupakan hibah dari PT Shopee Indonesia kepada Pemkot Surakarta, dengan kapasitas 20 metrik ton (MT) yang tiba di Pelabuhan Tanjung Emas pada Minggu dini hari.

“Berbagai fasilitas kepabeanan kami berikan salah satunya melalui Bea Cukai Tanjung Emas sebagai penanggulangan Covid-19, Agustus lalu fasilitas serupa berupa 6 Iso Tank Oxygen juga kami berikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Semoga dapat memenuhi kebutuhan oksigen di Rumah Sakit Rujukan Covid di Jawa Tengah” ungkap Firman.

Selanjutnya di Palembang, Kanwil Bea Cukai Sumatera Bagian Timur (Sumbagtim) kembali memberikan fasilitas fiskal kepabeanan berupa Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) Pengembalian kepada PT Sri Trang Lingga Indonesia, Kamis (30/09).

PT Sri Trang Lingga merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan karet alam (crumb rubber) yang hasil produksinya diekspor ke China, Amerika dan Jepang. Dampat adanya pandemic, menyebabkan pengurangan bahan baku akibat stok dalam negeri tidak mencukupi, sehingga terjadi penurunan hasil produksi serta pengurangan tenaga kerja.

“Dengan fasilitas KITE Pengembalian akan dilakukan pengembalian bea masuk yang dapat menurunkan biaya produksi perusahaan, diharapkan fasilitas ini dapat meningkatkan hasil produksi perusahaan, sehingga nantinya akan memperkuat ekspor dalam negeri dan kembali menyerap kebutuhan tenaga kerja,” pungkas Firman.